Feeds:
Posts
Comments

Borneo, 2 Agustus 2011

Borneo, 2 Agustus 2011

Disinilah awal kisah Anak Rantau di Borneo, dimulai….

Advertisements

Sumber Pengharapan

Berharaplah kepada TUHAN, hai Israel! Sebab pada TUHAN ada kasih setia, dan Ia banyak kali mengadakan pembebasan.”

(Mazmur 130:7)

Setiap orang pasti mengalami saat dimana mereka penuh dengan pergumulan, dan belum mendapatkan solusi dari pergumulan mereka tersebut. Ibaratnya sebuah roda, saat tersebut perputarannya membawa ke posisi paling bawah. Saat dimana penuh dengan kebimbangan dan kekuatan maupun pertolongan manusia tidak mampu diharapkan lagi. Bila dari kita mengalami hal semacam itu, bagaimana kita merespons situasi tersebut?

Firman Tuhan dalam Mazmur menasihatkan pada kita untuk hanya berharap kepada Tuhan, dan bukan yang lain, sebab pada Tuhan ada kasih setia. Kesetiaan-Nya membuat kita merasa tidak terhakimi ketika gagal menunjukkan kesetiaan kita kepada-Nya. “jika kita tidak setia, Dia tetap setia, karena Dia tidak dapat menyangkal diri-Nya” (2 Timotius 2:13). Namun demikian, janganlah hendaknya kita membuang kesetiaan selama mengikut Yesus, sebab kesetiaan juga diperlukan layaknya seorang mempelai kepada pasangannya.

Kita punya Tuhan yang sering kali mengadakan pembebasan. Tuhan yang membelah laut Teberau, melepaskan Daniel dari gua singa ada dipihak kita. Yesus sanggup membebaskan kita dari setiap problema kehidupan, seberapapun beratnya. Jangan pernah ada rasa takut menjalani kehidupan ini. Berharaplah hanya kepada Tuhan Yesus! Hanya Yesus Sumber pengharapan kita yang sejati.




29 Januari 2006

Real Love Stories

Never Have Endings……

Love is like paint,

it makes things beautiful when you spread it,

but it will dry up if you don’t use it….

One of the most beautiful qualities of true friendship is to

Understand & to be understood.


Maskot Piala Dunia FIFA

PIALA DUNIA MASKOT DESKRIPSI

Inggris
1966

World Cup Willie

Sebuah singa, merupakan simbol tipikal dari Kerajaan Inggris, mengenakan kaos Union Jack dengan kata “WORLD CUP”.

Meksiko
1970

Juanito

Seorang anak laki-laki mengenakan seragam Meksiko dan sebuah topi sombrero (dengan kata-kata “MEXICO 70”). Namanya merupakan nama kecil dari “Juan”, sebuah nama umum dalam bahasa Spanyol.

Jerman Barat
1974

Tip and Tap

2 anak laki-laki mengenakan seragam Jerman, dengan huruf WM (Weltmeisterschaft, World Cup, Piala Dunia) dan angka 74.

Argentina
1978

Gauchito

Seorang anak laki-laki mengenakan seragam Argentina. Topinya (dengan kata ARGENTINA ’78), syal dan cambuk merupakan tipikal dari seorang gaucho.

Spanyol
1982

Naranjito

Sebuah jeruk, sebuah buah yang menjadi ciri khas Spanyol, mengenakan seragam dari Spanyol. Namanya berasal dari kata naranja, Bahasa Spanyol dari jeruk, dan kata pengecil “-ito”.

Meksiko
1986

Pique

Sebuah lada jalapeño, karakteristik dari masakan Meksiko, dengan kumis dan mengenakan topi sombrero. Namanya berasal dari kata picante, Bahasa Spanyol dari rempah-rempah dan saus.

Italia
1990

Ciao

Seorang pemain stick figure dengan kepala bola sepak dan tubuh berwarna bendera Italia. Namanya merupakan kata sapaan dalam Bahasa Italia.

Amerika Serikat
1994

Striker

Seekor anjing, mengenakan seragam Amerika Serikat dengan kata-kata “USA 94”.

Perancis
1998

Footix

Seekor unggas, salah satu dari simbol nasional Perancis, dengan kata “FRANCE 98” di dada. Tubuhnya sebagian besar biru, seperti kaos seragam Perancis dan namanya merupakan sebuah kata portmanteau dari “sepak bola” dengan akhiran “-ix” dari Astérix. Nama lain yang sempat diajukan adalah “Raffy”, “Houpi”, dan “Gallik”.

Korea & Jepang
2002

Ato, Kaz and Nik (The Spheriks)

Oranye, ungu, dan biru futuristik, makhluk ciptaan komputer. Mereka merupakan anggota sebuah tim “Atmoball” (permainan fiksi semacam sepak bola), Ato adalah pelatih sedangkan Kaz dan Nik adalah pemain.

Jerman
2006

Goleo dan Pille

Seekor singa mengenakan kaos Jerman dengan angka 06 dan sebuah bola sepak berbicara, Pille. Goleo adalah sebuah portmanteau dari kata “goal” dan “leo”, kata latin dari singa. Di Jerman, “Pille” adalah kata sehari-hari untuk menyebut sepak bola.

Afrika Selatan
2010

Zakumi

Zakumi adalah nama maskot Piala Dunia 2010 yang akan digelar di Afrika Selatan. Zakumi adalah seekor macan tutul dengan rambut nyentrik berwarna hijau, Zakumi lahir tanggal 16 Juni 1994 yang bertepatan dengan hari pemuda di Afrika Selatan. Pada tahun 2010 Zakumi akan berusia 16 tahun, yang akan dirayakan secara global dengan tajuk piala dunia 2010.Nama Zakumi berasal dari kata “Za”, kode untuk Afrika Selatan, dan “kumi”, sebuah kata yang berarti sepuluh dalam berbagai bahasa Afrika. Zakumi mengenakan kostum hijau dan kuning (emas), yang juga menjadi warna dominasi seragam tim Afrika Selatan

Ost Fifa World Cup South Africa 2010

Wavin Flag
Oooooooooo oooooooooo (2)
Give me freedom, give me fire, give me reason, take me higher
See the champions, take the field now, unify us, make us feel proud
In the streets our, hands are lifting, as we lose our inhibition,
Celebration its around us, every nations, all around us

Singin forever young, singin songs underneath the sun
Lets rejoice in the beautiful game. And together at the end of the day.

We all say
When I get older I will be stronger
They’ll call me freedom Just like a waving flag
And then it goes back (3)
and there it goes..

When I get older I will be stronger
They’ll call me freedom
Just like a wavin’ flag
And then it goes back (3)
and there it goes..
Ooooooooooo oooooooooo

Give you freedom, give you fire, give you reason, take you higher
See the champions, take the field now, unify us, make us feel proud
In the streets our, hands are lifting, as we lose our inhibition,
Celebration, its around us, every nations, all around us

Singing forever young, singing songs underneath the sun
Lets rejoice in the beautiful game.
And together at the end of the day.

We all say
When I get older, I will be stronger. They’ll call me freedom. Just like a wavin’ flag
And then it goes back (3)
and there it goes
Oooooooooooo ooooooooooo
When I get older, I will be stronger. They’ll call me freedom. Just like a wavin’ flag
And then it goes back (4).

When I get older, I will be stronger. They’ll call me freedom. Just like a wavin’ flag
And then it goes back (4).

Mentari mulai muncul dari pekatnya kabut yang menyelimuti. Aku termenung melihatnya, dan setelah beberapa saat, pandangan itu berubah menjadi semakin cerah, dan sang mentari semakin menunjukkan kehangatannya.  Di samping tempatku berdiri, kulihat secarik kertas di atas meja. Kalimat pertama yang ku baca : “Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya…

Pisang akan manis bila matang pada waktunya, tapi bukan berarti pisang muda tidak enak, tidak indah. Pisang muda  akan terasa enak saat dibuat menjadi makanan sejenis keripik, dengan rasanya yang gurih dan garing, akan membuat banyak orang menikmatinya.Kelapa akan menghasilkan santan pada saat kelapa itu tua, dan pada saat kelapa masih muda, atau yang biasa kita sebut kelapa muda, kesegaran air kelapa muda mampu menghilangkan rasa haus, dahaga. Dan hanya Tuhan yang bisa dan mampu membuat keindahan yang sempurna.

Aku terdiam, aku termangu, mengikuti alur perasaan dan pikiran yang bergerak kesana kemari. Mencoba merenung, memahami diri. Kemana gerangan aliran hidup ini akan mengantarkanku. Sering kali kumerasa kuatir, cemas akan hidup ini. Kegagalan demi kegagalan, rasa gamang, menyurutkan langkah ini.

Perjalanan hidup yang sedang kujalani, kegagalan demi kegagalan, itu adalah proses kehidupan yang harus dijalani,  mungkin ini juga belum seberapa. Seperti kata ayah ku, ‘hidup harus siap diterpa badai serta gelombang’.

Harapan tidak akan pernah sirna. Perjalanan hidup ini adalah sebuah keindahan. Menaklukkan badai serta meniti gelombang adalah keindahan, yang harus kita gapai.

Dan… bila waktu telah mengantarkan pada harapan dan tujuan, maka itulah keindahan yang telah Tuhan janjikan.

Janganlah khawatir mengenai apa pun. Dalam segala hal, berdoalah dan ajukanlah permintaanmu kepada DIA. Apa yang kalian perlukan, beritahukanlah itu selalu kepada DIA dengan mengucap terima kasih, dan kita harus yakin DIA akan menjadikan segala sesuatu indah pada waktunya.

Penantian Kesuksesan

Yakub menghampiri Rahel juga, malah ia lebih cinta kepada Rahel dari pada kepada Lea. Demikianlah ia bekerja pula pada Laban tujuh tahun lagi. (Kejadian 29:30)

Jika ada pertanyaan siapa pemain paling loyal di skuad Inter Milan sekarang, jawabannya Javier Zanetti. Kini bek asal Argentina itu ingin penantian 12 tahunnya berakhirnya. Penantian tersebut tak lain adalah Scudetto. Musim lalu Nerazzurri memang juara, namun itu baru diputuskan setelah musim berakhir menyusul skandal calciopoli yang menghantam Juventus. “Ada gairah dan antusiasme untuk memenangkannya dan saya sudah menunggu 12 tahun untuk momen ini. Setelah banyak penderitaan, perjuangan, kerja keras dan pantang menyerah, kami sungguh sangat pantas menang,” tutur Zanetti. Gelar Scudetto 2007 tidak hanya mengakhiri penantian Zanetti tetapi juga Inter, yang terakhir meraihnya lewat perjuangan di lapangan pada 1989.

Yakub bekerja kepada Laban selama 7 tahun dengan upah seorang perempuan yang ia dambakan, yang ia cintai, Rahel. Namun, yang terjadi setelah 7 tahun lamanya Yakub bekerja, Laban menipunya. Perempuan yang ia dapatkan bukanlah Rahel, melainkan kakaknya, Lea. Yakub pun protes, namun Laban menjelaskan bahwa tidaklah baik apabila mengawinkan adikya terlebih dahulu daripada kakaknya. Untuk itu, Yakub harus menggenapi ketujuh hari perkawinannya dengan Lea, maka setelah itu Rahel akan diberikan kepadanya. Dan tentu, dengan syarat Yakub harus bekerja dengan Laban 7 tahun lagi lamanya. Bagaimana Yakub menanggapai hal tersebut? Ternyata Yakub mau menerima dan melakukannya. Ia rela bekerja 7 tahun lagi untuk mendapatkan Rahel, perempuan yang dicintainya.

Sikap Yakub itulah yang perlu kita contoh, kita teladani dalam kehidupan sehari-hari. Keberhasilan memerlukan kesabaran, keuletan, kerja keras, dan mental pantang menyerah. Banyak terjadi di kehidupan ini, orang yang seharusnya bisa meraih kesuksesan tapi mengalami kegagalan, hanya dikarenakan mereka tidak mau sabar dalam menjalankan proses yang ada. Mereka pun akhirnya kecewa, menyerah, dan berhenti berusaha karena “lelah menunggu”. Padahal, kita tentu mengamini firman Tuhan pada Pengkhotbah 3:1-15, ‘Untuk segala sesuatu ada waktunya’, dan pada Pengkhotbah 3:11 semakin jelas, bahwa Tuhan pasti akan membuat segala sesuatu indah pada waktunya. Tuhan mempunyai rencana dan waktu yang terbaik untuk setiap hambanya, untuk setiap kita. Yang perlu kita sadari adalah bahwa setiap masalah dan hambatan merupakan sebuah cara Tuhan untuk menguji seberapa siap kita bisa dipercaya untuk menerima kesuksesan tersebut.

Jadi, jangan pernah menyerah dan buktikan bahwa kita memang bisa dipercaya.